
Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Kegagalan Andre Dovizioso di Aragon tidak membuat
Ducati lempar handuk. Ducati masih yakin bisa menyusul Marc Marquez di
empat seri yang tersisa.
Dovizioso dan Marquez sama-sama
mengoleksi 199 poin sebelum balapan pada Minggu (24/9). Akan tetapi,
hasil lomba memisahkan kedua pebalap dengan jarak 16 poin setelah
Marquez tampil sebagai pemenang.
Manaer umum Ducati Gigi
Dall'Igna mengakui, Marquez memang sulit dikalahkan. Mengingat, pebalap
Repsol Honda itu tidak sungkan untuk mengambil risiko di setiap
balapannya.
"Marc adalah seorang pebalap yang mengambil banyak risiko, dan hanya menginginkan kemenangan," ungkap dia kepada
Gazzetta dello Sport, yang dikutip
Autosport."Menghadapi
orang semacam ini bisa sulit, seperti yang kita lihat. Saya tidak
merasa dia punya jarak yang besar, dan untuk alasan ini dia sudah
mengambil banyak risiko."
Dall'Igna mengakui Aragon memang sulit
untuk Ducati. Meski begitu, dia masih yakin Dovizioso punya kesempatan
di Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia.
"Kami tidak
kehilangan titel juara pada hari Minggu," lanjut Dall'Igna. "Saya masih
yakin bahwa kami bisa berbicara banyak dari sekarang sampai akhir."
Sumber : https://sport.detik.com/
ADS HERE !!!