
Ilustrasi: Rossi dan Pedrosa di Misano musim 2016. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Sport)
Alcaniz - Dani Pedrosa dan Valentino Rossi sempat nyaris
bersenggolan dalam balapan di MotoGP Aragon. Pedrosa mengkritik Rossi,
yang dibalas dengan tajam oleh sang rival.
Pedrosa dan Rossi yang
bersenggolan di putaran ke-16 dalam balapan di sirkuit Aragon, Minggu
(24/9/2017) malam WIB kemarin. Pedrosa yang berupaya memanfaatkan
slipstream dari Rossi, terdesak ke tepi trek saat menyalip dari sisi
kiri di lintasan lurus utama sirkuit.
Keduanya nyaris bersenggolan dalam kecepatan tinggi. Insiden ini disebut
Pedrosa terlalu berlebihan karena merasa seharusnya Rossi bisa
memberinya ruang untuk menyalip.
"Saya tak melihat gambar di TV,
jadi saya cuma bisa mengatakan dari apa yang saya rasakan di motor. Dan
ketika saya berada di motor, rasanya itu sangat dekat! Saya tak bisa
menilai apa yang dia lihat, tapi tentu Anda tahu, merasakan, bahwa Anda
akan disalip," ungkap Pedrosa dikutip Crash.
"Tentunya,
pada awalnya dia tak melihat saya. Tapi saat Anda berdampingan, Anda
bisa mencoba memberikan ruang untuk pebalap lain. Tapi saya berada di
batas lintasan, tuas remnya cuma berjarak seperti ini (sekitar satu cm)
dan kami sedang melaju di 300 km/jam."
"Saya berpikir Anda tak
perlu memaksakan isu sejauh itu, karena risiko di kecepatan ini, margin
untuk error itu sangat kecil. Tapi saya punya laju bagus dan kecepatan
yang cukup sehingga saya tak tertahan dengan kecepatannya."
"Karena
terkadang ketika Anda menyalip dengan slipstream, kalau terlalu dekat,
bisa dibilang kecepatan Anda berhenti saat bersebelahan dengan pebalap
lain. Seperti yang terjadi satu atau dua lap sebelumnya saat saya dengan
Dovi. Tapi untuknya saya masih bisa terus melaju dan keluar dari
'jepitan' itu," imbuhnya.
Terkait hal ini, Rossi justru menilai
Pedrosa yang terlalu berlebihan. Dia menjelaskan bahwa di bagian
lintasan itu normal bagi para pebalap bergerak ke arah kiri dan
menghindari memberikan keuntungan slipstream ke pebalap di belakangnya.
"Yah,
kalau dia tak senang, Pedrosa harus balapan sendirian saya rasa. Inilah
yang saya pikirkan, karena semua orang melakukan hal yang sama ke saya
ketika saya mau menyalip terutama di tikungan terakhir," kata Rossi.
"Tapi
sejujurnya di jalur keluar tikungan 14, Anda selalu bergerak ke kiri.
Mungkin dalam kejadian ini satu meter lebih jauh. Saya tak tahu
pastinya. Mungkin para pebalap ini berpikir mereka yang punya
lintasannya!" imbuhnya.
Pedrosa sendiri pada akhirnya melewati
Rossi dan finis di posisi dua, tepat di belakang rekan setimnya di
Repsol Honda, Marc Marquez. Sementara Rossi, yang baru pulih dari cedera
patah kaki, finis kelima.
Sumber : https://sport.detik.com/
ADS HERE !!!