MotoGP Mania 7

  • Home
  • About
  • Privacy Policy
  • Contact
  • Dropdown Menu ▼
    • Submenu 1
    • Submenu 2
    • Submenu 3
  • Advertise
Home » Arsip Oktober 2017

Jika Digelar, Marquez Sebut MotoGP Indonesia Akan Jadi Balapan Sulit (1)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 05.05

    Marc Marquez masih memiliki harapan untuk balapan di Indonesia suatu hari. MotoGP 2018 akan digelar dalam 19 seri dengan GP Thailand sebagai seri terbaru nanti.


Dorna nantikan Sirkuit Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan.

Pembalap Spanyol, Marc Marquez rupanya memiliki harapan untuk menjalani balapan MotoGP di Indonesia suatu hari, selain di Thailand yang dipastikan telah masuk dalam kalender musim depan.
Hal tersebut ia sampaikan ketika dirinya berkunjung ke Indonesia dalam rangkaian acara kampanye safety riding yang digelar oleh Astra Honda Motor di Astra Honda Biz Center, BSD, Selasa (17/10/17) ini.

"Musim depan, dengan penambahan seri, kita akan balapan di sirkuit Thailand, disini juga (Indonesia), pasti akan menarik," ungkap Marquez pada INDOSPORT dalam konferensi pers.



Jika Digelar, Marquez Sebut MotoGP Indonesia Akan Jadi Balapan Sulit (2)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 05.04

    Marc Marquez masih memiliki harapan untuk balapan di Indonesia suatu hari. MotoGP 2018 akan digelar dalam 19 seri dengan GP Thailand sebagai seri terbaru nanti.
Dorna nantikan Sirkuit Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan.

Pembalap Spanyol, Marc Marquez rupanya memiliki harapan untuk menjalani balapan MotoGP di Indonesia suatu hari, selain di Thailand yang dipastikan telah masuk dalam kalender musim depan.
Hal tersebut ia sampaikan ketika dirinya berkunjung ke Indonesia dalam rangkaian acara kampanye safety riding yang digelar oleh Astra Honda Motor di Astra Honda Biz Center, BSD, Selasa (17/10/17) ini.

"Musim depan, dengan penambahan seri, kita akan balapan di sirkuit Thailand, disini juga (Indonesia), pasti akan menarik," ungkap Marquez pada INDOSPORT dalam konferensi pers.



Marc Marquez.

Pasalnya, MotoGP 2018 nantinya memang akan digelar dalam 19 seri. Dalam musim-musim sebelumnya, MotoGP digelar dalam 18 seri.

Sirkuit Buriram di Thailand menjadi lintasan balap baru yang akan siap dijajal oleh para pembalap MotoGP, salah satunya pembalap Repsol Honda, Marquez.

"Nampaknya balapan di sini pula nantinya mungkin juga akan sulit, namun kita akan lihat nanti," ujar pembalap kelahiran 1993 yang kini masih bercokol di puncak klasemen MotoGP musim ini. 
Indonesia memang sebelumnya berencana menjadi tuan rumah dari perhelatan balap motor internasional terbesar itu. Balapan nantinya rencana akan digelar di Sirkuit Jakabaring, Palembang.


Sirkuit Jakabaring.

Namun hingga kini belum ada kabar lanjutan dari pihak penyelenggara terkait jadi atau tidaknya ajang balap MotoGP tersebut diadakan di Indonesia, melihat terdapat sejumlah hal yang belum juga diselesaikan.

Sumber

MotoGP: Marquez Mulai Terlalu Percaya Diri Atau ‘Shombong’ (1)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 04.58

foxsports.com.au

Pembalap dari tim pabrikan repsol honda, marc marquez di musim ini memang merupakan kandidat terkuat untuk dapat meraih gelar juara dunia motogp 2017. Hal tersebut memang tidak dapat di pungkiri jika melihat hasil balapan yang sudah di jalani sebanyak 14 seri di musim ini. pembalap berjuluk the baby alien itu merupakan rider dengan koleksi podium pertama terbanyak untuk sementara ini, dengan berhasil meraih 5 kali, tentu dengan hasil tersebut untuk sementara waktu ini mengantarkan dirinya menjadi pemuncak kelasmen pembalap sementara motogp edisi 2017 dengan raihan 224 poin, atau unggul 16 poin dari pembalap di posisi ke dua andrea dovizioso, serta juga unggul 28 poin dari rider baru tim movistar yamaha musim ini, maverick vinales.

Namun dengan sisa 4 seri balapan di musim ini, bukan tidak mungkin kalau posisi pertama yang saat ini masih di miliki marquez dapat beralih ke pembalap lainnya. Karena masih terdapat 100 poin yang dapat di prebutkan hingga akhir musim nanti, dan untuk membantu para pembalapnya yang sedang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia musim ini, tim-tim seperti ducati dan juga yamaha bukan tidak mungkin akan menerapkan team order. 

MotoGP: Marquez Mulai Terlalu Percaya Diri Atau ‘Shombong’  (2)

MotoGP: Marquez Mulai Terlalu Percaya Diri Atau ‘Shombong’ (2)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 04.56


foxsports.com.au

Pembalap dari tim pabrikan repsol honda, marc marquez di musim ini memang merupakan kandidat terkuat untuk dapat meraih gelar juara dunia motogp 2017. Hal tersebut memang tidak dapat di pungkiri jika melihat hasil balapan yang sudah di jalani sebanyak 14 seri di musim ini. pembalap berjuluk the baby alien itu merupakan rider dengan koleksi podium pertama terbanyak untuk sementara ini, dengan berhasil meraih 5 kali, tentu dengan hasil tersebut untuk sementara waktu ini mengantarkan dirinya menjadi pemuncak kelasmen pembalap sementara motogp edisi 2017 dengan raihan 224 poin, atau unggul 16 poin dari pembalap di posisi ke dua andrea dovizioso, serta juga unggul 28 poin dari rider baru tim movistar yamaha musim ini, maverick vinales.

Namun dengan sisa 4 seri balapan di musim ini, bukan tidak mungkin kalau posisi pertama yang saat ini masih di miliki marquez dapat beralih ke pembalap lainnya. Karena masih terdapat 100 poin yang dapat di prebutkan hingga akhir musim nanti, dan untuk membantu para pembalapnya yang sedang bersaing dalam perebutan gelar juara dunia musim ini, tim-tim seperti ducati dan juga yamaha bukan tidak mungkin akan menerapkan team order.


liputan6.com

Memang baru-baru ini tim movistar yamaha sudah memberikan sedikit bocoran kalau timnya tidak akan menerapkan team order dalam persaingan gelar juara dunia antara maverick vinales melawan para pesaing dari tim lainnya. Namun bukan tidak mungkin valentino rossi yang merupakan rival berat dari marc marquez akan dengan senang hati membantu rekan setimnya menjadi juara dunia musim ini, di banding harus melihat marquez yang mengangkat piala juara motogp 2017. Sedangkan untuk tim ducati sendiri masih belum ada penjelasan terkait team order untuk mendukung pembalapnya menjadi juara di musim ini.

Marc marquez yang melihat situasi seperti itu baru-baru ini juga mengungkapkan kalau dirinya tidak akan membutuhkan bantuan dari rekan setimnya, dani pedrosa dalam perebutan gelar juara dunia musim ini, meski pada akhirnya para pembalap dari tim rival akan menerapkan strategi team order untuk menjegal dirinya menjadi juara. Selain itu the baby alien malah mengungkapkan kalau dirinya sangat yakin dan percaya diri dengan kecepatan motornya, sehingga tidak perlu untuk bergantung pada siapapun.

"Jika anda tercepat di lintasan, jangan bergantung pada siapa pun. Anda hanya harus berkonsentrasi pada bagian anda, tim, dan motor. Serta memberikan 100 persen untuk tidak bergantung pada siapa pun," ujar marc marquez seperti dilansir dari tuttomotoriweb.com (10/10/2017).

Tentu sangat menarik untuk di saksikan pada balapan selanjutnya di seri motogp motegi, apakah benar kalau marc marquez memang tidak membutuhkan bantuan dari rekan setimnnya di musim ini untuk menjadi juara dunia motogp 2017. Mengingat di musim ini, persaingan antar pembalap sangat ketat dan sulit untuk di prediksi, belum lagi jika muncul kembali kejutan-kejutan tidak terduga dari para pembalap tim-tim satelit seperti di awal musim ini.

Sumber

Siap Taklukkan Negeri Sakura, Rossi Fokus Berlatih dengan Motor R1 di Sirkuit Misano (1)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 06.44


Latihan Rossi di Sirkuit Misano (Foto: Instagram @valeyellow46)

MISANO – Pembalap andalan Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, telah siap 100% menunjukkan kemampuan hebatnya pada seri balapan di Jepang. Jelang gelaran MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Rossi pun melakoni latihan di Sirkuit Misano, Italia.

Tentunya, para penggemar kali ini memiliki ekspektasi tinggi dengan kondisi sang pembalap yang diyakini sudah pulih total semenjak operasi kaki kanannya. Sebelumnya, The Doctor sempat mengalami kecelakaan sehingga absen di San Marino dan tampil di Aragon dengan penuh drama.
Kali ini, pembalap berusia 38 tahun itu pun tak ingin menyia-nyiakan waktu luangnya. Rossi pun berbagi update terbaru mengenai aktivitasnya saat ini melalui akun Instagram pribadi bintang balap kebanggaan Italia itu.

Rossi mengunggah foto yang menunjukkan dirinya tengah melaju bersama motor YZF-R1 andalan Yamaha di Sirkuit Misano. Melihat unggahan terbaru itu, fans di seluruh dunia ikut membanjiri posting tersebut dengan pesan dukungan.


Siap Taklukkan Negeri Sakura, Rossi Fokus Berlatih dengan Motor R1 di Sirkuit Misano (2)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 06.43



Latihan Rossi di Sirkuit Misano (Foto: Instagram @valeyellow46)

MISANO – Pembalap andalan Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, telah siap 100% menunjukkan kemampuan hebatnya pada seri balapan di Jepang. Jelang gelaran MotoGP Jepang di Sirkuit Motegi, Rossi pun melakoni latihan di Sirkuit Misano, Italia.

Tentunya, para penggemar kali ini memiliki ekspektasi tinggi dengan kondisi sang pembalap yang diyakini sudah pulih total semenjak operasi kaki kanannya. Sebelumnya, The Doctor sempat mengalami kecelakaan sehingga absen di San Marino dan tampil di Aragon dengan penuh drama.
Kali ini, pembalap berusia 38 tahun itu pun tak ingin menyia-nyiakan waktu luangnya. Rossi pun berbagi update terbaru mengenai aktivitasnya saat ini melalui akun Instagram pribadi bintang balap
kebanggaan Italia itu.

Rossi mengunggah foto yang menunjukkan dirinya tengah melaju bersama motor YZF-R1 andalan Yamaha di Sirkuit Misano. Melihat unggahan terbaru itu, fans di seluruh dunia ikut membanjiri posting tersebut dengan pesan dukungan.


“Penampilan yang hebat, kami ingin gelar ke-10!” seru pemilik akun @giampaololeuzzo.
“Vale, selamat berlatih. Saya ingin melihat aksi Anda di balapan berikutnya. Saya begitu menyukai Anda,” celoteh @moniadalozzo tak kalah semangat.

“Sungguh bagus untuk berlatih selama tiga minggu ini (sejak cedera) agar tidak kehilangan sensasi di atas motor. Semoga saja Yamaha telah menemukan solusi untuk melawan Honda dan Ducati. Sisanya bergantung pada Anda!” tulis @michele_1960.

Rossi sendiri cukup puas menyelesaikan GP Aragon 2017 di urutan kelima meski dalam kondisi masih kesakitan di kaki kanannya. The Doctor kini segera menyambut GP Jepang dan kembali menunjukkan aksi serunya pada 13 hingga 15 Oktober 2017 di Sirkuit Motegi.

Sumber : http://tz.ucweb.com/10_1jvSQ

Ternyata Hal ini Yang Membuat Valentino Rossi Ingin Marquez Gagal Jadi Juara MotoGP 2017 (1)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 04.16


sindonews.com

Pembalap dari tim pabrikan movistar yamaha, valentino rossi di musim ini kembali gagal untuk meraih gelar juara dunia motogp, hal tersebut di karenakan peforma dari the doctor yang tidak konsisten di setiap balapannya. Hal lain yang menjadi permasalahan pembalap asal italia tersebut adalah cedera yang di dapatnya dari lintasan balap motocross, dimana dalam musim ini saja rossi sudah dua kali mendapatkan cedera, dan yang paling parah adalah patah tulang yang terjadi di kaki kanannya, sehingga membuat sang rider dari tim garputala tersebut harus absen dari balapan motogp misano.

Dan tentu dengan telah tertutupnya kans juara rossi pada musim ini, semakin membuat peluang juara dari pembalap tim repsol honda, marc marquez terbuka lebar, karena hanya akan berfokus pada dua pesaing terdekatnya saat ini, pembalap dari tim ducati andrea dovizioso yang berada di posisi ke dua dan juga pembalap baru tim movistar yamaha pada musim ini, maverick vinales yang berada di posisi ke tiga kelasmen pembalap sementara saat ini.


Ternyata Hal ini Yang Membuat Valentino Rossi Ingin Marquez Gagal Jadi Juara MotoGP 2017  (2)

Ternyata Hal ini Yang Membuat Valentino Rossi Ingin Marquez Gagal Jadi Juara MotoGP 2017 (2)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 04.15


sindonews.com

Pembalap dari tim pabrikan movistar yamaha, valentino rossi di musim ini kembali gagal untuk meraih gelar juara dunia motogp, hal tersebut di karenakan peforma dari the doctor yang tidak konsisten di setiap balapannya. Hal lain yang menjadi permasalahan pembalap asal italia tersebut adalah cedera yang di dapatnya dari lintasan balap motocross, dimana dalam musim ini saja rossi sudah dua kali mendapatkan cedera, dan yang paling parah adalah patah tulang yang terjadi di kaki kanannya, sehingga membuat sang rider dari tim garputala tersebut harus absen dari balapan motogp misano.

Dan tentu dengan telah tertutupnya kans juara rossi pada musim ini, semakin membuat peluang juara dari pembalap tim repsol honda, marc marquez terbuka lebar, karena hanya akan berfokus pada dua pesaing terdekatnya saat ini, pembalap dari tim ducati andrea dovizioso yang berada di posisi ke dua dan juga pembalap baru tim movistar yamaha pada musim ini, maverick vinales yang berada di posisi ke tiga kelasmen pembalap sementara saat ini.


ultimatemotorcycling.com

Massimo meregalli yang merupakan bos dari tim movistar yamaha, baru-baru ini juga mengungkapkan kalau pembalap utamanya di tim yamaha, valentino rossi juga jauh lebih senang melihat marc marquez gagal juara, dan akan dengan senang hati membantu rekan setimnya maverick vinales menjadi juara.

"Bagimanapun, jika kami benar akan menggunakan team order, jelas rossi bakal lebih senang vinales berjaya ketimbang melihat Marquez meraih gelar juara dunia keempatnya," ujar massimo meregalli sperti dilansir dari speedweek.com (7/10/2017).

Memang secara hitung-hitungan poin, peluang rekan setimnya untuk menjadi juara dunia masih terbuka meski sedikit berat. Dan untuk sementara ini marc marquez yang berada di posisi pertama kelasmen pembalap berhasil memimpin dengan 224 poin. Dan dengan sisa 4 seri balapan lagi di musim ini, bukan tidak mungkin akan terjadi kejutan untuk peraih gelar juara dunia motogp 2017.

Tentu sangat menarik untuk kembali di saksikan pada balapan selanjutnya seri motogp di sirkuit motegi, jepang. Mampukah rossi kembali menampilkan peforma impresifnya dan membuat marc marquez gagal untuk menjadi juara dunia, atau the baby alien yang akan kembali menunjukkan penampilan terbaiknya seperti beberapa balapan sebelumnya.

Sumber : http://tz.ucweb.com/10_1cpBI

Berita MotoGp : Saya Tak Bisa Bayangkan Ketika Rossi Pensiun, Akan Seperti Apa MotoGP? (1)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 04.23

Moto GP – Baru-baru ini Pebalap Superbike menyatakan Valentino Rossi punya pengaruh sangat besar di ajang MotoGP sampai Pria ini pun mempertanyakan masa depan MotoGP jika suatu saat nanti pebalap yang mempunyai julukanThe Doctor memutuskan undur diri alias pensiun dari ajang balap motor kelas premier itu.

Seperti yang dilansir www.bola.com (20/04/17) Marco Melandri mengatakan saat ini popularitas MotoGP sangat jauh melebihi Superbike,menurut pria yang juga pernah berkiprah di ajang MotoGP tersebut, sosok Valentino Rossi dan Dorna selaku operator punya andil besar di dalamnya.
"Tak mudah untuk mengangkat popularitas Superbike, MotoGP menjadi pusat perhatian (pencinta balap motor dunia). Selain itu pengelolanya juga yaitu Dorna jadi ketika mereka mengelola dua kejuaraan sekaligus, mereka tahu mana yang lebih menghasilkan," kata Melandri, seperti dilansir Tuttomoriweb, Kamis (20/4/2017).

Saat ditanya faktor apa yang bisa membuat popularitas Superbike mendekati MotoGP, Melandri langsung menunjuk Valentino Rossi. Melandri menilai masa depan MotoGP kemungkinan bakal terpengaruh ketika Rossi pensiun.

"Kita lihat saja apa yang terjadi di MotoGP saat Valentino pensiun namun untuk Superbike saat ini ajang ini tak dipromosikan dengn maksimal. kami harus meningkatkan promosi melalui televisi," tegas Melandri.

http://ridertua.com
Hal ini juga didukung apabila pebalap no 46 ini sudah pension juga akan mempengaruhi dalam penghasilan di MotoGp anda tidak percaya?


Berita MotoGp : Saya Tak Bisa Bayangkan Ketika Rossi Pensiun, Akan Seperti Apa MotoGP?  (2)

Berita MotoGp : Saya Tak Bisa Bayangkan Ketika Rossi Pensiun, Akan Seperti Apa MotoGP? (2)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 04.22

Moto GP – Baru-baru ini Pebalap Superbike menyatakan Valentino Rossi punya pengaruh sangat besar di ajang MotoGP sampai Pria ini pun mempertanyakan masa depan MotoGP jika suatu saat nanti pebalap yang mempunyai julukanThe Doctor memutuskan undur diri alias pensiun dari ajang balap motor kelas premier itu.

Seperti yang dilansir www.bola.com (20/04/17) Marco Melandri mengatakan saat ini popularitas MotoGP sangat jauh melebihi Superbike,menurut pria yang juga pernah berkiprah di ajang MotoGP tersebut, sosok Valentino Rossi dan Dorna selaku operator punya andil besar di dalamnya.
"Tak mudah untuk mengangkat popularitas Superbike, MotoGP menjadi pusat perhatian (pencinta balap motor dunia). Selain itu pengelolanya juga yaitu Dorna jadi ketika mereka mengelola dua kejuaraan sekaligus, mereka tahu mana yang lebih menghasilkan," kata Melandri, seperti dilansir Tuttomoriweb, Kamis (20/4/2017).

Saat ditanya faktor apa yang bisa membuat popularitas Superbike mendekati MotoGP, Melandri langsung menunjuk Valentino Rossi. Melandri menilai masa depan MotoGP kemungkinan bakal terpengaruh ketika Rossi pensiun.

"Kita lihat saja apa yang terjadi di MotoGP saat Valentino pensiun namun untuk Superbike saat ini ajang ini tak dipromosikan dengn maksimal. kami harus meningkatkan promosi melalui televisi," tegas Melandri.

http://ridertua.com
Hal ini juga didukung apabila pebalap no 46 ini sudah pension juga akan mempengaruhi dalam penghasilan di MotoGp anda tidak percaya?

Saya akan buktikan contohnya saja saat race di Mugello banyak yang rugi.akhir pekan antara tanggal 20 dan 22 Mei ada lebih dari 120.000 penonton lebih banyak 15% dibanding 2015,Sky TV menyadari dalam waktu singkat saja perubahan pemirsa yang melihat Rossi di balapan sampai akhir dan sewaktu dia gagal finish dan Dorna sebagai pemilik hak siar MotoGP menyadari daya tarik khusus ‘The Doctor’ bagi pemasukan tahunan dan penting diingat bahwa setiap tahun bisnis MotoGP ini berkisar 90 juta euro hanya dari Valentino Rossi pembalap yang diakui paling banyak ditonton oleh orang diberbagai dunia hampir 30% kira-kira 25 juta lainnya datang dari sponsor Race seperti Moto2 dan Moto3 masih saja eksis karena ada sponsor kecil yang membayar mahal untuk mendapatkan pass yang akan bisa memberikan customer dan supplier agar bisa tetap melihat Valentino Rossi di race kemudian sponsor individu seperti FIAT YAMAHA 16 Juta Euro untuk 2 tahun hanya demi nama mereka tertera di motor Valentino atau Petronas yang setiap tahun mengucurkan dana hampir 4 juta Tak usah disebutkan lagi untuk menambah pundi-pundi uang berasal juga dari Fan Club Valentino Rossi yang menjual ratusan tiket setiap race antara 5 ribu -10 ribu dan salah bila banyak orang masih menganggap Rossi hanya punya fans orang Italia dan hanya di Italia saja kenyataannya salah besar lalu Dorna tahu bahwa kebanyakan profit tergantung pada hak siar televise contohnya saja Telefonica Moviestar membayar 20 juta Euro guna menyiarkan balapan di Spanyol sementara di Italia Sky mengalahkan Mediaset dengan membayar 17 juta Euro dengan data ini kita bisa melihat bagaimana dampak Rossi dari jumlah penonton sewaktu Rossi berada di depan dan sewaktu ia keluar dari race, perbedaannya sekitar 500.000 penonton artinya 1/3 dari penonton regular MotoGP. Pada tahun 2016, transmisi terenkripsi dari GP Amerika di TV8 menarik 1,1 juta penonton melihat Rossi berhenti balapan sedang di Argentina 1,6 juta selanjutnya pada Sky TV pemirsa yang menonton berjumlah 1,579,875, atau berkurang 400.000 pada tahun 2015


CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta bersama Valentino Rossi. Foto : sport.sindonews.com
Kemudian setelah Rossi crash banyak fans yang mematikan TV melewatkan persaingan sengit Marc Marquez dan Andrea Iannone bersama Ducati lalu Crash nya Vale juga mempengaruhi Sky Sports MotoGP yang disiarkan langsung, GP Amerika ditonton oleh rata-rata 940.059 dengan pangsa 3.53% dan 1.579.875 penonton, pada tahun 2015 penonton mencapai 1.990.687 selisih sekitar 400.000 penonton waktu Rossi berhasil naik podium sedangkan Estimasi Spanyol akan berkurang 30% tapi ada lagi setelah diskusi GP musim lalu di Valencia, media Spanyol kemungkinan mengalami penurunan hingga 30% khususnya di Madrid daritotal omset bisnis Dorna seiring kemungkinan mundurnya Valentino, perbandingan dengan F1 Ferrari tapi menurut perhitungan tadi Rossi lebih signifikan dari yang tadi 250 juta euro per bulan diraup Dorna mungkin akan berkurang jika tidak hadirnya The Doctor angka hingga 90 juta Euro itu lebih dari sepertiga 36% dan ini mungkin akan benar terjadi ketika Rossi masih dibekap cidera dan diragukan tampil pada Gp Aragon besok.

Sumber : http://tz.ucweb.com/10_Xoyt

Crutchlow: Semua Orang Jadi Ingin Patahkan Kaki Seperti Rossi (1)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 13.08



Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow sedang beraksi. (Images: Motorsport.com)


Berita MotoGP: Setelah Andrea Dovizioso dan Johann Zarco, giliran Cal Crutchlow yang memuji aksi Valentino Rossi di babak kualifikasi Grand Prix Aragon 2017. Menurutnya, semua orang kini ingin mengikuti jejak Rossi mematahkan kakinya agar bisa membalap lebih cepat.

The Doctor memang membuat sensasi. Bagaimana tidak, tiga pekan setelah mengalami patah kaki, pebalap Yamaha itu membuat kejutan dengan berhasil merebut start di posisi ketiga. Bahkan, Rossi berhasil mengalahkan catatan waktu Crutchlow yang harus puas berada di posisi ketiga.

"Saya melihatnya pagi ini. Awalnya, Rossi memang membutuhkan waktu untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkannya. Namun, di babak kualifikasi, Rossi memang memperlihatkan catatan waktu yang fantastis,” kata Crutchlow.


Crutchlow: Semua Orang Jadi Ingin Patahkan Kaki Seperti Rossi (2)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 13.07

Pebalap LCR Honda, Cal Crutchlow sedang beraksi. (Images: Motorsport.com)

Berita MotoGP: Setelah Andrea Dovizioso dan Johann Zarco, giliran Cal Crutchlow yang memuji aksi Valentino Rossi di babak kualifikasi Grand Prix Aragon 2017. Menurutnya, semua orang kini ingin mengikuti jejak Rossi mematahkan kakinya agar bisa membalap lebih cepat.

The Doctor memang membuat sensasi. Bagaimana tidak, tiga pekan setelah mengalami patah kaki, pebalap Yamaha itu membuat kejutan dengan berhasil merebut start di posisi ketiga. Bahkan, Rossi berhasil mengalahkan catatan waktu Crutchlow yang harus puas berada di posisi ketiga.

"Saya melihatnya pagi ini. Awalnya, Rossi memang membutuhkan waktu untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkannya. Namun, di babak kualifikasi, Rossi memang memperlihatkan catatan waktu yang fantastis,” kata Crutchlow.

“Jujur, saya sama sekali tidak menduga dia bisa melakukannya. Kini, saya mengharapkan dia untuk tampil secepat mungkin, saya mengharapkannya untuk menantang meraih podium. Rossi tidak hanya datang ke sini dan hanya bersenang-senang,” lanjut pebalap LCR Honda itu.

Kendati demikian, pebalap asal Inggris tersebut mengaku tidak tahu apakah cedera itu akan mempengaruhi performa The Doctor selama balapan.

“Sangat sulit untuk mengatakan hal tersebut karena saya tidak pernah mengalaminya. Apakah dia merasa sakit atau dia membalap dengan cara yang berbeda? Saya merasa Anda harus mengubah pikiran Anda dan Anda hanya ingin menggeber motor secepat mungkin,” ujar Crutchlow.

“Kini, semua orang akan berusaha untuk mematahkan kakinya. Jadi, mereka hanya berharap untuk bisa melakukan comeback dan membalap lebih cepat lagi,” sambungnya, sebagaimana diberitakan Motorsport.

Sangat menarik untuk dinantikan bagaimana aksi Rossi nanti di GP Aragon. Apakah pebalap asal Italia tersebut berhasil finis podium?

Sumber : http://tz.ucweb.com/10_MvRH

Fans Rossi Kian Cemas, 'Si Bocah Ajaib' Ini Makin Asapi Rossi di Klasemen MotoGP 2017 (1)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 18.08


Velantino Rossi (crash.net)
Garuda Satu -- Penampilan Valntino Rossi sebenarnya tidak terlalu buruk pada GP Aragon Spanyol. Dirinya mencoba menampilkan performa terbaiknya meski dalam kondisi tidak 100% fit untuk mengikuti balapan.

Seperti dilansir dari motorsport.com (24/09/17) Valentino Rossi start pada posisi ketiga pada seri ke-14 di sirkuit Motorland Aragon Spanyol. Tampil begitu menyakinkan pada awal balapan dengan terus menempel ketat Jorge Lorenzo yang memimpin balapan sempat membuat para fans Rossi yang menyaksikan balapan ini cukup sumringah.

Namun kondisi fisik yang belum sepenuhnya bugar tak mampu membuat sang legenda MotoGP ini terus berada pada baris depan. Rossi mulai kehilangan stabilitas dan fisik yang mulai menurun pada pertengahan balapan di GP Aragon. Dirinya bahkan harus rela finis di posisi kelima dibawah Maverick Vinales yang finis tepat berada di depan Valentino Rossi pada GP Aragon Spanyol ini.


Fans Rossi Kian Cemas, 'Si Bocah Ajaib' Ini Makin Asapi Rossi di Klasemen MotoGP 2017  (2)

Fans Rossi Kian Cemas, 'Si Bocah Ajaib' Ini Makin Asapi Rossi di Klasemen MotoGP 2017 (2)

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 18.07


Velantino Rossi (crash.net)
Garuda Satu -- Penampilan Valntino Rossi sebenarnya tidak terlalu buruk pada GP Aragon Spanyol. Dirinya mencoba menampilkan performa terbaiknya meski dalam kondisi tidak 100% fit untuk mengikuti balapan.

Seperti dilansir dari motorsport.com (24/09/17) Valentino Rossi start pada posisi ketiga pada seri ke-14 di sirkuit Motorland Aragon Spanyol. Tampil begitu menyakinkan pada awal balapan dengan terus menempel ketat Jorge Lorenzo yang memimpin balapan sempat membuat para fans Rossi yang menyaksikan balapan ini cukup sumringah.

Namun kondisi fisik yang belum sepenuhnya bugar tak mampu membuat sang legenda MotoGP ini terus berada pada baris depan. Rossi mulai kehilangan stabilitas dan fisik yang mulai menurun pada pertengahan balapan di GP Aragon. Dirinya bahkan harus rela finis di posisi kelima dibawah Maverick Vinales yang finis tepat berada di depan Valentino Rossi pada GP Aragon Spanyol ini.

Selebrasi kemenangan Marc Marquez (motorsport.com)
Sementara itu, si bocah ajaib Marc Marquez tampil menggila dengan memacu tunggannya pada GP Aragon Minggu (24/09). Memulai start balapan dari posisi kelima, Marc Marquez melibas habis lawan-lawanya termasuk Valentino Rossi hingga si bocah ajaib ini mampu meraih podium pertama pada seri ke-14 di sirkuit Motorland Aragon Spanyol. Seperti dilansir dari sport.detik.com (24/09/17)

Kemenangan Marc Marquez ini kian membuat fans Rossi cemas, pasalnya Marquez semakin nyaman bertengger di puncak klasemen dengan raihan 224 point hingga seri ke-14 mengasapi Valentino Rossi yang berada pada peringkat kelima dengan raihan 168 point atau terpaut 56 point dari Marc Marquez. Tentu saja melihat kondisi ini peluang Valentino Rossi untuk meraih gelar juara dunia MotoGP 2017 kian kecil ditambah kondisi sang legenda hidup MotoGP ini yang belum fit pasca cidera patah kaki yang ia alami saat latihan motorcross beberapa waktu lalu hingga membuat dirinya absen pada seri ke-13 di GP San Marino.

Sementara itu, untuk posisi tiga besar klasemen sementara MotoGP 2017 masing-masing di huni oleh Marc Marquez dengan 224 point, kemudian pebalap Ducati Andrea Dovizioso dengan 208 point di peringkat kedua dan Maverick Vinales dengan raihan 196 point berada pada peringkat ketiga. Seperti dilansir dari motogp.com (25/09/17)

Sumber : http://tz.ucweb.com/10_Jw4k

Rossi di Aragon: Sempat Diragukan Balapan, Malah Finis Kelima

Rossi di Aragon: Sempat Diragukan Balapan, Malah Finis Kelima

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.16


Rossi di Aragon: Sempat Diragukan Balapan, Malah Finis Kelima Valentino Rossi finis kelima di MotoGP Aragon meski masih cedera patah kaki (Dan Istitene/Getty Images)

Alcaniz - Valentino Rossi sempat diragukan tampil di MotoGP Aragon akibat patah kakinya. Tapi, The Doctor malah tetap membalap dan bisa finis kelima.

Rossi tertimpa musibah saat berlatih motocross akhir bulan lalu. Ia mengalami patah kaki yang membuatnya harus menjalani operasi dan diperkirakan absen sekitar sebulan lebih itu. Cedera itu membuatnya diprediksi bakal absen di seri San Marino dan Aragon.

Pebalap 38 tahun itu diprediksi paling cepat bisa mengaspal pada balapan Motegi pertengahan bulan depan. Namun pemulihan Rossi berjalan cepat.

Cuma 22 hari usai kecelakaannya itu, ia dinyatakan fit dan bisa kembali menunggangi Yamaha YZR-M1 untuk berlaga di Aragon akhir pekan ini.

Kejutan langsung diperlihatkan Rossi, yang notabene belum fit seratus persen. Meski sempat kesulitan di sesi latihan bebas, Rossi malah menempati peringkat tiga di kualifikasi.

Saat balapan sesungguhnya berlangsung di Sirkuit Aragon, Minggu (24/9/2017), Rossi kembali tampil apik. Bisa memberikan perlawanan di awal, ia lantas mengakhirinya dengan finis di posisi lima. Catatan waktunya terpaut 5,882 detik dari Marc Marquez yang keluar sebagai pemenang.

Bukan pencapaian yang buruk untuk Rossi yang bahkan datang ke sirkuit masih menggunakan kruk dan kaki kanannya digips.

"Saya sangat bangga dan senang sebab minggu lalu saya tidak tahu apakah bisa ikut balapan. Tapi kami bekerja dengan baik, membuat pilihan yang tepat. Mungkin berisiko, tapi saya mencoba tidak melewatkan balapan yang lain sebab semakin banyak balapan yang dilewatkan, semakin butuh waktu lama untuk kembali ke performa terbaik Anda," tutur Rossi seperti dikutip Crash.

"Itu akhir pekan yang menyenangkan karena saya merasa klik dengan motor- meski tidak dalam kondisi 100 persen, karena masih terasa sakit. Namun, saya bisa mengendarai motor dengan baik. Memulai dari barisan depan kemarin sudah bagus. Saya sangat senang, saya tahu akan lebih sulit pada balapan hari ini," sambungnya.

"Tapi, bagaimanapun, ini adalah balapan yang hebat. Saya melakukan awal yang baik dan di lap pertama saya cukup tangguh. Saya bisa bersaing dengan Lorenzo dan Marquez untuk menang. Di paruh kedua balapan saya tahu bakal kesulitan. Saya lebih lelah dari biasanya dan saya merasa sedikit kesakitan."

"Selain itu, kami sedikit kesulitan dengan ban belakang yang mulai terkikis. Bagaimanapun balapannya sangat bagus dan saya tidak mengira bisa finis lima besar, saya bahkan tak berpikir bisa meraihnya. Sangat bagus," tutupnya.

Hasil ini membuat Rossi masih bercokol di peringkat lima dengan poin 168, selisih 56 poin dari Marquez di puncak. Selanjutnya seri MotoGP akan digelar di Motegi, Jepang 15 Oktober.

Sumber : https://sport.detik.com/

Hujan Pujian dari Para Rival untuk Rossi

Hujan Pujian dari Para Rival untuk Rossi

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.15

Hujan Pujian dari Para Rival untuk Rossi Foto: Dan Istitene/Getty Images Sport

Alcaniz - Valentino Rossi sempat diragukan bisa tampil di MotoGP Aragon karena mengalami patah tulang saat latihan. Tapi Rossi akhirnya ikut balapan dan finis kelima.

Rossi mengalami patah tulang ganda di kaki kanannya saat berlatih di arena motocross pada akhir Agustus lalu. Rider Movistar Yamaha itu pun naik meja operasi dan diperkirakan bakal absen 30-40 hari.

Dia sudah absen di MotoGP San Marino dan seharusnya masih belum cukup pulih untuk balapan di Aragon akhir pekan kemarin. Ternyata kondisinya meningkat dengan cepat, bahkan sudah bisa kembali menunggangi motor hanya 18 hari setelah kecelakaan.

Rossi kembali mengejutkan saat tampil gemilang di kualifikasi MotoGP Aragon dan mendapatkan posisi start ketiga, yang merupakan posisi start terbaiknya di sirkuit tersebut. Pada akhirnya dia finis kelima di balapan, hanya sekitar 0,5 detik dari Maverick Vinales di depannya yang merupakan peraih pole.

Hujan pujian pun mengalir ke Rossi. Pebalap Repsol Honda Marc Marquez, yang memenangi balapan, terkesan dengan kegigihan rivalnya tersebut.

"Bisa berada di sini setelah fraktur semacam itu saja sudah luar biasa. Saya rasa tak ada satupun yang pernah melakukannya. Juga luar biasa bahwa dia cuma 0,5 detik di belakang Vinales, dengan motor yang sama dan cedera ini. Talentanya membuat perbedaan saya rasa," ungkap Marquez dikutip Crash.

Rekan setim Marquez, Dani Pedrosa, yang finis kedua di balapan kemarin menyebut performa Rossi sepanjang akhir pekan sudah sangat mengejutkan.

"Tentunya, seperti yang Marc katakan, bisa pulih cepat dari cedera semacam itu saja sudah luar biasa. Tentu saja tiap cedera, setahu saya berbeda-beda. Meskipun cederanya terlihat sama, terkadang Anda pulih lebih lambat dan tak tahu kenapa," ujarnya.

"Dan kadang Anda pulih lebih cepat. Tapi pastinya determinasinya untuk ada di sini sangat penting. Kemarin di kualifikasi dia super cepat dan hari ini di awal balapan, dia sempat di grup terdepan bersaing untuk posisi terdepan. Jadi sungguh mengejutkan," tambah Pedrosa.

Jorge Lorenzo, rider Ducati yang akrab dengan cedera-cedera di masa lampau, pun heran. Fakta bahwa Rossi sudah berusia 38 tahun dan pemulihan tulangnya tak secepat mereka yang berusia lebih muda, itu diakuinya mengesankan. Secara hasil, dia menilai mantan rekan setimnya itu sudah bekerja sangat baik.

"Performanya sudah impresif sepanjang akhir pekan. Cara dia di kualifikasi kemarin, tapi khususnya cara dia pulih. Situasinya berbeda, tubuh seorang yang berusia 38 tahun dan tubuh seorang yang usianya 15 tahun," timpal Lorenzo yang finis ketiga.

"Saya rasa dia merasa lebih baik dari hari ke hari, dan seperti yang Marc bilang, dia cuma finis nol koma sekian detik dari Vinales, di sirkuit yang bukan favoritnya. Sangat impresif," sambungnya.

Sementara Vinales mengaku sempat berharap lebih setelah melihat penampilan super Rossi sepanjang akhir pekan hingga fase awal balapan. Dia lantas menjelaskan kenapa rekan setimnya itu mengalami penurunan di fase akhir.

"Ketika saya melihatnya ada di baris depan, saya pastinya sempat berpikir dia akan menang. Kalau dia tangguh di awal balapan, saya bisa membayangkan dia juga tangguh di fase akhir karena tak ada yang bisa setangguh Valentino di akhir balapan," ungkapnya.

"Tapi dia mulai kehilangan kecepatan, banyak mengalami selip. Kami mengalami masalah yang sama, jadi pastinya kami harus memperbaiki itu di motor kami," tandas Vinales.

Sumber :   https://sport.detik.com/

Beda Pandangan Pedrosa dan Rossi Usai Nyaris Bersenggolan

Beda Pandangan Pedrosa dan Rossi Usai Nyaris Bersenggolan

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.14


Beda Pandangan Pedrosa dan Rossi Usai Nyaris Bersenggolan Ilustrasi: Rossi dan Pedrosa di Misano musim 2016. (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Sport)

Alcaniz - Dani Pedrosa dan Valentino Rossi sempat nyaris bersenggolan dalam balapan di MotoGP Aragon. Pedrosa mengkritik Rossi, yang dibalas dengan tajam oleh sang rival.

Pedrosa dan Rossi yang bersenggolan di putaran ke-16 dalam balapan di sirkuit Aragon, Minggu (24/9/2017) malam WIB kemarin. Pedrosa yang berupaya memanfaatkan slipstream dari Rossi, terdesak ke tepi trek saat menyalip dari sisi kiri di lintasan lurus utama sirkuit.

Keduanya nyaris bersenggolan dalam kecepatan tinggi. Insiden ini disebut Pedrosa terlalu berlebihan karena merasa seharusnya Rossi bisa memberinya ruang untuk menyalip.

"Saya tak melihat gambar di TV, jadi saya cuma bisa mengatakan dari apa yang saya rasakan di motor. Dan ketika saya berada di motor, rasanya itu sangat dekat! Saya tak bisa menilai apa yang dia lihat, tapi tentu Anda tahu, merasakan, bahwa Anda akan disalip," ungkap Pedrosa dikutip Crash.

"Tentunya, pada awalnya dia tak melihat saya. Tapi saat Anda berdampingan, Anda bisa mencoba memberikan ruang untuk pebalap lain. Tapi saya berada di batas lintasan, tuas remnya cuma berjarak seperti ini (sekitar satu cm) dan kami sedang melaju di 300 km/jam."

"Saya berpikir Anda tak perlu memaksakan isu sejauh itu, karena risiko di kecepatan ini, margin untuk error itu sangat kecil. Tapi saya punya laju bagus dan kecepatan yang cukup sehingga saya tak tertahan dengan kecepatannya."

"Karena terkadang ketika Anda menyalip dengan slipstream, kalau terlalu dekat, bisa dibilang kecepatan Anda berhenti saat bersebelahan dengan pebalap lain. Seperti yang terjadi satu atau dua lap sebelumnya saat saya dengan Dovi. Tapi untuknya saya masih bisa terus melaju dan keluar dari 'jepitan' itu," imbuhnya.

Terkait hal ini, Rossi justru menilai Pedrosa yang terlalu berlebihan. Dia menjelaskan bahwa di bagian lintasan itu normal bagi para pebalap bergerak ke arah kiri dan menghindari memberikan keuntungan slipstream ke pebalap di belakangnya.

"Yah, kalau dia tak senang, Pedrosa harus balapan sendirian saya rasa. Inilah yang saya pikirkan, karena semua orang melakukan hal yang sama ke saya ketika saya mau menyalip terutama di tikungan terakhir," kata Rossi.

"Tapi sejujurnya di jalur keluar tikungan 14, Anda selalu bergerak ke kiri. Mungkin dalam kejadian ini satu meter lebih jauh. Saya tak tahu pastinya. Mungkin para pebalap ini berpikir mereka yang punya lintasannya!" imbuhnya.

Pedrosa sendiri pada akhirnya melewati Rossi dan finis di posisi dua, tepat di belakang rekan setimnya di Repsol Honda, Marc Marquez. Sementara Rossi, yang baru pulih dari cedera patah kaki, finis kelima.

Sumber : https://sport.detik.com/    

Performa Yamaha Kurang Oke, Vinales Akui Sulit Kejar Marquez

Performa Yamaha Kurang Oke, Vinales Akui Sulit Kejar Marquez

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.13


Performa Yamaha Kurang Oke, Vinales Akui Sulit Kejar Marquez Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images

Aragon - Rider Yamaha Maverick Vinales mengeluhkan kemampuan motornya usai balapan di Aragon. Dengan level Yamaha saat ini, Vinales tak yakin bisa mengejar Marc Marquez.

Pada balapan Minggu (24/9/2017), Vinales start di posisi terdepan setelah meraih pole position di kualifikasi. Namun, hal itu tidak berpengaruh karena pebalap Spanyol itu pada akhirnya finis keempat dengan selisih lebih dari lima detik dari Marquez, yang memenangi balapan.

Vinales menyudahi lomba di belakang tiga rekan senegaranya: Jorge Lorenzo (Ducati/3), Dani Pedrosa (Honda Repsol/2), dan Marquez. Marquez sendiri start dari posisi kelima namun melesat dan menyentuh garis finis pertama dengan keunggulan 0,8 detik dari Pedrosa.

Dengan hasil itu, Marquez kembali mengambil alih pimpinan kejuaraan sekaligus mendekati gelar juara dunia keempatnya. Marquez kini mengantongi 224 poin, unggul 16 poin dari Andrea Dovizioso dan 28 poin dari Vinales dengan empat balapan tersisa.

"Kalau Anda ingin menang, Anda harus meningkatkan semua kemampuan motor," ucap Vinales di Autosport. "Setiap balapan yang terlewati, opsi kami menjadi kian terbatas."

"Aku sempat memikirkan tentang kemenangan (pada hari Minggu), tapi setelah memberikan kemampuanku 200%, Anda bisa lihat Aku pun tidak mampu mengejar mereka."

"Untuk bertarung demi gelar juara dunia dengan cara seperti ini maka akan sangat sulit. Aku tidak punya daya cengkeram di roda belakang. Kalau kami bisa menemukan traksinya dan menemukannya sekarang, kami bisa bersaing. Kalau tidak, ya tidak mungkin."

"Kami selalu memberikan kemampuan maksimal dan lebih, baik diriku dan Yamaha. (Tapi) dengan kemampuan yang kami punya sekarang, kupikir sulit memikirkan kami bisa mengejar (hampir) 30 poin."

Balapan berikutnya akan digelar di Motegi, Jepang pada 15 Oktober.

Sumber : https://sport.detik.com/    

Tertinggal dari Marquez, Dovizioso: Masih Ada Empat Balapan

Tertinggal dari Marquez, Dovizioso: Masih Ada Empat Balapan

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.12


Tertinggal dari Marquez, Dovizioso: Masih Ada Empat Balapan Foto: Dan Istitene/Getty Images

Aragon - Andrea Dovizioso tercecer dari Marc Marquez usai gagal meraih hasil optimal di balapan Aragon. Dovizioso masih kalem, akan coba menyusul di empat balapan sisa.

Pebalap Ducati itu start dari posisi ketujuh untuk finis ketujuh pada lomba yang digelar Minggu (24/9/2017). Sebelum balapan, Dovizioso dan Marquez sama-sama mengoleksi 199 poin tapi kini jarak kedua pebalap melebar 16 poin, usai pebalap Honda Repsol itu tampil sebagai pemenang

Pada dasarnya, Dovizioso kurang kompetitif di sepanjang akhir pekan. Sejak latihan bebas, Dovizioso tidak pernah bisa menembus lima besar alih-alih tiga besar.

Hal serupa dialami pebalap Italia itu di dalam balapan. Meski sempat berada di jajaran pebalap depan, Dovi akhirnya dipaksa harus puas finis nyaris hingga 7,5 detik di belakang Marquez.

"Memang bukan yang terbaik, kami kehilangan banyak poin," ungkap Dovizioso di Autosport. "Tapi kami tahu poin-poin yang bisa kami dapatkan dalam empat balapan. Ini bukan sebuah drama."

"Akan sulit karena Marc sangat cepat di kondisi apapun, di lintasan apapun. Maverick juga sangat tangguh," sambung dia.

"Tapi kupikir kami punya kesempatan dan tentunya kami akan mencoba sampai akhir. Hal bagusnya tentang kejuaraan ini adalah di momen apapun Anda bisa mengubah kenyataan. Ini menyenangkan. Kadang-kadang negatif, kadang-kadang positif," Dovizioso menambahkan.

MotoGP 2017 tinggal menyisakan empat seri; Motegi (15 Oktober), Phillip Island (22 Oktober), Sepang (29 Oktober), dan Valencia (12 November).

Sumber : https://sport.detik.com/    

Di Motegi, Lorenzo Pede Kejar Kemenangan Pertama dengan Ducati

Di Motegi, Lorenzo Pede Kejar Kemenangan Pertama dengan Ducati

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.11


Di Motegi, Lorenzo Pede Kejar Kemenangan Pertama dengan Ducati Jorge Lorenzo di atas podium Aragon (Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images)

Barcelona - Jorge Lorenzo merasa sudah kian dekat pada kemenangan pertamanya bersama Ducati. Ia merasa percaya diri dengan peluang untuk mewujudkannya di Motegi.

Selama sembilan tahun kariernya di kelas primer, Lorenzo sudah mencatatkan 44 kemenangan bersama Yamaha. Tapi belum satu pun podium teratas berhasil ia pijak bersama Ducati pada 2017.

Pada musim pertamanya dengan pabrikan Italia tersebut, pencapaian terbaik Lorenzo sejauh ini baru dua podium. Yang pertama di Jerez pada awal Mei lalu dan yang kedua di dalam MotoGP Aragon.

Dalam balapan akhir pekan lalu itu, Lorenzo sempat memimpin sampai 15 putaran. Namun, akhirnya harus puas menuntaskan balapan di posisi ketiga. Ia terpaut sekitar 2 detik dari Marc Marquez yang jadi pemenang.

"Yang penting adalah kami kian dekat pada kemenangan. Di sisi lain, sedikit disayangkan sudah memimpin di depan dan dekat dengan kemenangan, melihat Marc dekat sekali, tapi tidak meraih kemenangan. Yang terpenting adalah kami terus membuat kemajuan, terutama dari perspektif saya," ujar Lorenzo seperti dilansir Autosport.

"Sudah lebih mengenal motornya, bagaimana caranya agar bisa menggeber sampai maksimal, terutama dalam balapan, untuk Ducati. Dan tim selalu memberi saya rincian yang membuat situasi jadi lebih mudah dan kami pun jadi bisa membuat peningkatan dengan sangat cepat. Podium ini bagus dan sudah pasti kemenangan terasa sudah sangat dekat," ucapnya.

Lorenzo percaya kesempatan untuk meraih kemenangan pertamanya di Ducati itu bahkan secara realistis bisa terjadi dalam seri balapan berikutnya di Motegi, Jepang. Di kelas primer sejauh ini, Lorenzo sudah pernah tiga kali menang di sirkuit tersebut.

"Saat ini Aragon tidak ideal buat motor ini, buat motor kami di tahun-tahun lalu. Satu-satunya mereka sangat kompetitif di sini adalah dalam debut pada 2010, tapi tahun lalu bukanlah sirkuit yang menyenangkan (buat) Ducati," kata Lorenzo.

"Tapi di Motegi bisa jadi, dan itu merupakan seri berikutnya, jadi saya berharap banyak dari sirkuit tersebut. Ini merupakan salah satu sirkuit favorit saya, banyak titik pengereman keras, membutuhkan banyak akselerasi, di sana kami bisa kembali berusaha mengejar kemenangan," tuturnya.

MotoGP Jepang di Motegi baru akan dihelat pada 15 Oktober mendatang.

Sumber :  https://sport.detik.com/

Rossi: Marquez Buat Langkah Besar Menuju Gelar Juara Dunia

Rossi: Marquez Buat Langkah Besar Menuju Gelar Juara Dunia

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.10


Rossi: Marquez Buat Langkah Besar Menuju Gelar Juara Dunia Foto: Dan Istitene/Getty Images

Aragon - Valentino Rossi merasa kemenangan Marc Marquez di Aragon akan berpengaruh besar. Menurut Rossi, Marquez telah membuat langkah besar menuju gelar juara.

Pada balapan Minggu (24/9/2017), rider Honda Repsol itu start dari posisi kelima untuk memenangi lomba dengan keunggulan 0,8 detik dari rekan setimnya Dani Pedrosa. Sedangkan Rossi, yang masih belum 100 persen pulih dari patah kaki, mampu finis kelima dengan selisih nyaris 6 detik.

Bagi Marquez, ini adalah kemenangan kedua berturut-turut setelah naik podium tertinggi di San Marino. Ditambah Andrea Dovizioso hanya finis ketujuh maka Marquez mulai menjauh di puncak klasemen sementara.

Marquez kini mengantongi 224 poin, unggul 16 poin dari Dovizioso di bawahnya dan hampir 30 poin dari Maverick Vinales di posisi ketiga. Rossi sendiri tergusur Pedrosa sehingga menempati posisi kelima dengan 170 poin, tercecer lebih dari 50 poin dari Marquez.

Musim ini tinggal menyisakan empat seri di Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia. Marquez dalam posisi yang diuntungkan, menyusul rekornya yang oke di balapan-balapan itu.

"Kurasa kejuaraannya sekarang, untuk rival-rival, sangat sulit," ungkap Rossi sebagaimana dikutip dari Autosport. "[Kemenangan Marquez di Aragon adalah sebuah] langkah yang amat besar."

"Sepertinya setelah Brno, tes [privat Honda], mereka berhasil meningkatkan performanya dengan pesat."

"Marquez menang di Brno, kalah balapan di putaran terakhir di Austria. Di Silverstone, dia sangat tangguh tapi meledakkan mesin motornya, tapi dia menang di Misano dan menang di sini."

Sumber : https://sport.detik.com/

Ducati: Kami Tidak Kehilangan Titel Juara di Aragon

Ducati: Kami Tidak Kehilangan Titel Juara di Aragon

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.10


Ducati: Kami Tidak Kehilangan Titel Juara di Aragon Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images

Jakarta - Kegagalan Andre Dovizioso di Aragon tidak membuat Ducati lempar handuk. Ducati masih yakin bisa menyusul Marc Marquez di empat seri yang tersisa.

Dovizioso dan Marquez sama-sama mengoleksi 199 poin sebelum balapan pada Minggu (24/9). Akan tetapi, hasil lomba memisahkan kedua pebalap dengan jarak 16 poin setelah Marquez tampil sebagai pemenang.

Manaer umum Ducati Gigi Dall'Igna mengakui, Marquez memang sulit dikalahkan. Mengingat, pebalap Repsol Honda itu tidak sungkan untuk mengambil risiko di setiap balapannya.

"Marc adalah seorang pebalap yang mengambil banyak risiko, dan hanya menginginkan kemenangan," ungkap dia kepada Gazzetta dello Sport, yang dikutip Autosport.

"Menghadapi orang semacam ini bisa sulit, seperti yang kita lihat. Saya tidak merasa dia punya jarak yang besar, dan untuk alasan ini dia sudah mengambil banyak risiko."

Dall'Igna mengakui Aragon memang sulit untuk Ducati. Meski begitu, dia masih yakin Dovizioso punya kesempatan di Jepang, Australia, Malaysia, dan Valencia.

"Kami tidak kehilangan titel juara pada hari Minggu," lanjut Dall'Igna. "Saya masih yakin bahwa kami bisa berbicara banyak dari sekarang sampai akhir."

Sumber : https://sport.detik.com/

Marquez Mulai Lewati Capaian-capaian Rossi

Marquez Mulai Lewati Capaian-capaian Rossi

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.09


Marquez Mulai Lewati Capaian-capaian Rossi Marc Marquez mulai menyamai dan melewati capaian-capaian Rossi (Dan Istitene/Getty Images)

Jakarta - Disebut-sebut sebagai salah satu rider terbaik sepanjang sejarah, Valentino Rossi punya banyak rekor atas namanya. Tapi, satu persatu capaian itu mulai dikejar Marc Marquez.

Keberhasilan terbaru Marquez untuk mengalahkan rekor dan capaian Rossi terjadi di MotoGP Aragon, akhir pekan lalu. Marquez merebut podium teratas, yang membuat dia total sudah mengoleksi 60 kemenangan.

Dikutip dari Marca, Marquez menjadi pebalap termuda yang berhasil meraih 60 kemenangan balapan. Dia meraihnya dalam usia 24 tahun dan 219 hari.

Sedangkan Rossi meraih kemenangannya yang ke-60 saat berusia 25 tahun dan 62 hari. The Doctor mendapatkannya pada balapan di Afrika Selatan tahun 2004.

Podium teratas di Aragon juga membuat Marquez menjadi rider Honda peraih kemenangan paling banyak di kelas MotoGP (34), mengalahkan Rossi yang punya 33 kemenangan saat memperkuat Honda dalam periode 2000 sampai 2003.

Tapi Marquez masih kalah dari Mike Doohan, sebagai rider pemilik kemenangan terbanyak Honda. Pebalap asal Australia itu memberi Honda 54 kemenangan.

Rekor lainnya yang sudah diraih Marquez adalah jumlah pole position paling banyak (71 di semua kelas). Sementara Rossi mengumpulkan 64 pole.

Namun begitu, Marquez masih tertinggal jauh dari Rossi dalam hal jumlah kemenangan (115 : 60), jumlah fastest lap (95 : 53) dan terlebih lagi jumlah podium (226 : 99).

Tapi mempertimbangkan usia Marquez yang belum sampai 25 tahun, bukan tak mungkin pebalap asal Spanyol itu akan bisa mencapai apa yang sebelumnya pernah ditorehkan Rossi

Sumber :  https://sport.detik.com/

Marquez Kian Unggul, Akankah Rossi Memberi Jalan untuk Vinales?

Marquez Kian Unggul, Akankah Rossi Memberi Jalan untuk Vinales?

CB Blogger
MotoGP Mania 7 Updated at: 11.08


Marquez Kian Unggul, Akankah Rossi Memberi Jalan untuk Vinales? Akankah Rossi diperintahkan membantu Vinales supaya bisa mengejar Marc Marquez? (Getty Images/Mirco Lazzari gp)

Jakarta - Marc Marquez makin jauh meninggalkan pesaingnya di klasemen MotoGP. Supaya kans Maverick Vinales tetap terbuka, akankah Valentino Rossi memberi jalan buat rekannya?

Setelah balapan di Aragon pada akhir pekan lalu, Vinales tertinggal 28 poin dari Marc Marquez. Kans Vinales mengejar ketinggalan poinnya tentu masih besar karena balapan masih menyisakan empat seri lagi.

Tapi mengejar Marquez bukan pekerjaan mudah. Apalagi Marquez tampil sangat konsisten dengan terus naik podium dalam delapan balapan terakhir, kecuali saat crash di Inggris. Sementara dalam kurun yang sama Vinales cuma naik podium dua kali.

Vinales butuh penampilan terbaiknya di empat balapan tersisa untuk mengejar Marquez. Tapi karena itu saja tidak cukup, dia mungkin butuh bantuan dari Rossi. Wacana team order pun mulai terangkat.

Peluang Rossi jadi juara dunia nyaris hilang karena dia kini tertinggal 56 angka dari puncak klasemen. Rossi juga tidak dalam kondisi terbaik setelah mengalami kecelakaan beberapa pekan lalu.

Dalam kondisi seperti itu, Yamaha memastikan kalau tidak akan ada team order dilakukan.

"Kami akan meminta Maverick memberikan penampilan terbaiknya, tapi tidak pernah ada team order di Yamaha dan kami tidak mempertimbangkan untuk melakukan itu sekarang," ucap Direktur Yamaha, Massimo Meregalli di Marca.

MotoGP musim 2017 akan berlanjut pada tengah Oktober mendatang dengan ada tiga balapan beruntun digelar. Pada 15 Oktober race berlanjut di Jepang, lalu ke Phillip Island di 22 Oktober, dan Sepang pada 29 Oktober. Seri penutup dihelat di Valencia, 12 November.

Sumber :   https://sport.detik.com/

Postingan Lebih Baru
Langganan: Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Hendy
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2017 (24)
    • ▼  Oktober (24)
      • Jika Digelar, Marquez Sebut MotoGP Indonesia Akan ...
      • Jika Digelar, Marquez Sebut MotoGP Indonesia Akan ...
      • MotoGP: Marquez Mulai Terlalu Percaya Diri Atau ‘S...
      • MotoGP: Marquez Mulai Terlalu Percaya Diri Atau ‘S...
      • Siap Taklukkan Negeri Sakura, Rossi Fokus Berlatih...
      • Siap Taklukkan Negeri Sakura, Rossi Fokus Berlatih...
      • Ternyata Hal ini Yang Membuat Valentino Rossi Ingi...
      • Ternyata Hal ini Yang Membuat Valentino Rossi Ingi...
      • Berita MotoGp : Saya Tak Bisa Bayangkan Ketika Ros...
      • Berita MotoGp : Saya Tak Bisa Bayangkan Ketika Ros...
      • Crutchlow: Semua Orang Jadi Ingin Patahkan Kaki Se...
      • Crutchlow: Semua Orang Jadi Ingin Patahkan Kaki Se...
      • Fans Rossi Kian Cemas, 'Si Bocah Ajaib' Ini Makin ...
      • Fans Rossi Kian Cemas, 'Si Bocah Ajaib' Ini Makin ...
      • Rossi di Aragon: Sempat Diragukan Balapan, Malah F...
      • Hujan Pujian dari Para Rival untuk Rossi
      • Beda Pandangan Pedrosa dan Rossi Usai Nyaris Berse...
      • Performa Yamaha Kurang Oke, Vinales Akui Sulit Kej...
      • Tertinggal dari Marquez, Dovizioso: Masih Ada Empa...
      • Di Motegi, Lorenzo Pede Kejar Kemenangan Pertama d...
      • Rossi: Marquez Buat Langkah Besar Menuju Gelar Jua...
      • Ducati: Kami Tidak Kehilangan Titel Juara di Aragon
      • Marquez Mulai Lewati Capaian-capaian Rossi
      • Marquez Kian Unggul, Akankah Rossi Memberi Jalan u...
loading...

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © MotoGP Mania 7. All rights reserved. Your Links Here Link. Link Here.
New Thesis SEO V3. Designed by CB Blogger. Original Theme: Thesis SEO. Powered by Blogger

↑ CB